fbpx
Kamis, 25 Juni 2026

TOP-NEWS

| KAMI ADA UNTUK ANDA

Sambut Libur Sekolah, Kemenpar ajak “Liburan Cara Baru #DiIndonesiaAja

3 min read

(Dokumentasi: Kemenpar)

TOP-NEWS.id, JAKARTA – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengajak masyarakat mengisi libur sekolah 2026 dengan mengeksplorasi berbagai destinasi wisata di sekitar tempat tinggal melalui kampanye “Liburan Cara Baru #DiIndonesiaAja”.

“Mari rencanakan liburan cara baru #DiIndonesiaAja,” ujar Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama sekaligus Juru Bicara Kementerian Pariwisata, Nia Niscaya.

Hal itu ia sampaikan dalam konferensi pers “Liburan Cara Baru #DiIndonesiaAja” untuk menyambut libur sekolah 2026 yang digelar di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Kamis (25/6/2026).

Kampanye ini mendorong masyarakat menikmati pengalaman berwisata yang lebih dekat, mudah dijangkau, terjangkau, namun tetap berkesan, sekaligus memperkuat pergerakan wisatawan nusantara dan menggerakkan perekonomian daerah.

Nia mengatakan tren perjalanan wisata saat ini menunjukkan perubahan perilaku masyarakat yang semakin memilih destinasi dekat dengan waktu tempuh lebih singkat serta biaya yang lebih efisien.

“Selain memperkuat ekonomi nasional, mengurangi arus keluar devisa, dan mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), langkah ini juga mendorong pemerataan manfaat ekonomi pariwisata hingga ke berbagai daerah,” kata Nia.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan jumlah perjalanan wisatawan nusantara pada Januari–April 2026 mencapai 417,06 juta perjalanan, meningkat 1,48 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Menurut Nia, peningkatan tersebut diiringi perubahan pola perjalanan masyarakat yang semakin mengutamakan fleksibilitas, kenyamanan, efisiensi biaya, serta destinasi yang berada tidak jauh dari tempat tinggal.

Pada 2025, perjalanan wisata antarkabupaten atau kota dalam satu provinsi menjadi kontributor terbesar perjalanan wisatawan nusantara dengan porsi 67,7 persen dari total perjalanan nasional.

“Pola ini juga sejalan dengan temuan UN Tourism yang menunjukkan wisatawan cenderung memilih destinasi terdekat karena lebih hemat biaya, mudah diakses, dan menawarkan beragam atraksi yang belum banyak dieksplorasi,” ujarnya.

Untuk mempermudah masyarakat merencanakan perjalanan, berdasarkan arahan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Kementerian Pariwisata menghadirkan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) melalui platform MaiA.

Platform ini membantu wisatawan memilih destinasi, menyusun rencana perjalanan, hingga menyesuaikan pilihan wisata dengan kebutuhan dan anggaran.

Untuk menyambut libur sekolah 2026,   Kementerian Pariwisata menggelar konferensi pers “Liburan Cara Baru #DiIndonesiaAja” di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Kamis (25/6/2026). (Foto : Kemenpar)

Hadirkan 95 Paket Wisata

Selama periode libur sekolah, Kementerian Pariwisata bersama pelaku industri pariwisata turut menghadirkan 95 paket wisata yang melibatkan 40 pelaku industri.

Paket tersebut menawarkan beragam pilihan wisata alam, budaya, bahari, hingga petualangan yang dirancang bagi keluarga dan pelajar dengan harga yang bervariasi.

“Destinasi yang ditawarkan antara lain berada di Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Daerah Istimewa Yogyakarta dengan pilihan harga yang dapat disesuaikan dengan kemampuan masing-masing wisatawan,” ujar Nia.

Selain itu, Kementerian Pariwisata bersama Kementerian Perdagangan, HIPPINDO, dan APPBI meluncurkan “BINA Holiday & Back to School 2026”, sebuah program untuk mendorong konsumsi domestik dan pergerakan wisatawan selama periode liburan melalui diskon dan activity dari ritel dan tenant di mal.

Program ini menghadirkan diskon hingga 50%, serta melibatkan 800 merek, 80.000 gerai, serta 414 anggota mall/ pusat perbelanjaan di 24 Provinsi.

Di akhir pemaparannya, Nia kembali mengajak masyarakat untuk memanfaatkan MaiA untuk merencanakan liburan sekolah tahun ini.

“Mari rencanakan liburan cara baru #DiIndonesiaAja bersama teman perjalanan digital berbasis AI, MaiA,”ujarnya.

Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Pariwisata, Imam Priyono, menegaskan bahwa seluruh destinasi wisata telah dipersiapkan untuk menyambut meningkatnya mobilitas wisatawan selama libur sekolah.

Menurut Imam, kesiapan tersebut difokuskan pada penerapan prinsip Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability (CHSE) guna memastikan wisatawan memperoleh pengalaman berwisata yang aman, nyaman, sehat, dan berkelanjutan.

“Kami berharap setiap wisatawan pulang membawa pengalaman yang menyenangkan, aman, dan menjadi kenangan indah selama berlibur di Indonesia,” ucap Imam.

Mengantisipasi lonjakan kunjungan wisatawan, pemerintah juga memperkuat langkah mitigasi risiko melalui koordinasi lintas sektor, pemetaan kawasan rawan bencana, serta penyediaan berbagai modul CHSE sebagai pedoman pengelolaan keselamatan di destinasi wisata.

“Berbagai modul telah disiapkan, termasuk modul penanganan keracunan pangan, sebagai acuan bagi pengelola destinasi dalam menjaga keamanan dan keselamatan wisatawan,” kata Imam.

(Foto: Kemenpar)

Stimulus Potongan Harga

Juru Bicara Kementerian Pariwisata, Mochamad Achir, menambahkan pemerintah juga memberikan berbagai stimulus berupa potongan harga transportasi massal untuk mendukung peningkatan perjalanan wisatawan nusantara selama periode libur sekolah.

Stimulus tersebut mencakup diskon tiket pesawat, kereta api, dan angkutan laut sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan perjalanan dengan biaya yang lebih terjangkau.

“Program ini diharapkan semakin mendorong mobilitas masyarakat sekaligus menggerakkan sektor pariwisata domestik. Namun, sebagian besar diskon berlaku untuk layanan kelas ekonomi sesuai periode yang telah ditetapkan,” tutur Achir.

Sumber : Kementerian Pariwisata
(Biro Komunikasi)

Copyright © TOP-NEWS.ID 2024 | Newsphere by AF themes.