fbpx
Rabu, 27 Mei 2026

TOP-NEWS

| KAMI ADA UNTUK ANDA

Pastikan Harga Stabil, Babinsa Pantau Harga Sembako Jelang Idul Firtri di Pasar Lama Biak

2 min read

TOP-NEWS.id, BIAK – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Babinsa Koramil 1708-01/Biak Kota Sertu Agus Bintara melakukan pengecekan harga kebutuhan pokok di Pasar Lama Biak, Distrik Pandoi, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Kamis (19/3/2026).

Kegiatan ini dilakukan untuk memantau kondisi harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok, karena kebutuhan masyarakat biasanya meningkat menjelang Hari Raya.

Babinsa turun langsung ke pasar dan menyapa para pedagang. Ia mengecek berbagai kebutuhan, seperti daging sapi, tulang sapi, daging ayam, hingga anyaman ketupat yang banyak dicari saat Idul Fitri.

Ia mengatakan, pengecekan ini penting agar bisa mengetahui harga secara langsung di lapangan.

Babinsa Koramil 1708-01/Biak Kota Sertu Agus Bintara cek harga daging di Pasar Lama Biak, Distrik Pandoi, Kabupaten Biak Numfor. (Foto: Penerangan Kodim 1708/BN)

“Kami ingin memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil dan tidak naik terlalu tinggi, sehingga tidak memberatkan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran Babinsa di pasar juga untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pedagang maupun pembeli.

“Kami ingin melihat langsung situasi pasar sekaligus berkomunikasi dengan pedagang agar informasi yang didapat benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan,” katanya.

Selain itu, Babinsa juga memastikan stok bahan pokok masih cukup hingga Hari Raya.

“Ketersediaan barang harus tetap terjaga, supaya masyarakat tidak khawatir saat memenuhi kebutuhan menjelang Idul Fitri,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Babinsa juga berbincang dengan para pedagang untuk mengetahui perkembangan penjualan dan pasokan barang.

Dirinya menyebutkan aktivitas pasar yang mulai ramai menjadi tanda baik menjelang Hari Raya.

“Ini menunjukkan perekonomian masyarakat berjalan dengan baik. Kami berharap kondisi ini terus terjaga,” ucapnya.

Babinsa juga mengingatkan para pedagang agar tetap menjual dengan harga yang wajar dan tidak merugikan masyarakat.

“Kami mengimbau pedagang untuk menjaga harga tetap seimbang, supaya semua pihak bisa merasakan manfaatnya,” katanya.

Ia berharap, harga dan ketersediaan bahan pokok tetap stabil hingga Idul Fitri, sehingga masyarakat bisa merayakan Hari Raya dengan tenang dan bahagia.

“Kami akan terus memantau dan berkoordinasi dengan pihak terkait jika ada kendala di lapangan,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu penjual anyaman ketupat, Nesi Rumaropen mengatakan bahwa penjualan mulai meningkat menjelang Idul Fitri dibanding hari biasa.

Nesi menjelaskan bahwa membuat dan menjual anyaman ketupat sudah menjadi tradisi turun-temurun masyarakat Biak Numfor setiap perayaan hari besar keagamaan.

“Kegiatan ini sudah menjadi kebiasaan setiap Hari Raya. Selain melestarikan tradisi, juga bisa menambah penghasilan keluarga,” ungkapnya.

Editor: Frifod
Sumber: Penerangan Kodim 1708/BN

Copyright © TOP-NEWS.ID 2024 | Newsphere by AF themes.