RSUD Jayapura segera Buka Pendidikan Dokter Spesialis untuk Menjawab Kebutuhan RS di Tanah Papua
2 min read
TOP-NEWS.id, JAYAPURA – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura segera akan membuka sekolah spesialis dalam rangka penguatan penyelenggaraan pendidikan dokter spesialis dan subspesialis berbasis rumah sakit untuk menjawab kebutuhan kekurangan dokter spesialis di rumah sakit maupun fasilitas kesehatan (faskes) lainnya di Tanah Papua.
Demikian hal ini disampaikan Plt Direktur RSUD Jayapura dr. Andreas Pekey, Sp.PD., M.H., M.Si kepada TOP-NEWS.id, Kamis (22/1/2026) malam.
Menurut Direktur RSUD dr. Andreas Pekey, dengan diadakannya sekolah spesialis tersebut, maka kekosongan yang selama ini terjadi perlahan-lahan akan terisi oleh lulusan dokter spesialis yang dihasilkan dan dapat memenuhi sejumlah rumah sakit di Papua.
“Untuk itu, Kementerian Kesehatan telah menyusun roadmap nasional untuk rumah sakit yang ditunjuk sebagai Rumah Sakit Pendidikan Penyelenggara Utama atau RSPPU sebagai acuan nasional pengembangan pendidikan kedokteran spesialis berbasis rumah sakit, termasuk di RSUD Jayapura” kata Plt Direktur RSUD Jayapura dr. Andreas Pekey.
dr. Andreas Pekey juga menambahkan bahwa untuk periode tahun 2025-2026 direncanakan dan ditetapkan sebanyak 120 proyeksi calon RSPPU termasuk RSUD Jayapura dan sudah digelar sosialisasi di Kemenkes, Jalan HR. Rasuna Said, Jakarta, dengan dihadiri sejumlah direktur RSUD di seluruh Indonesia pada Selasa (20/1/2026).

Plt Direktur RSUD Jayapura dr. Andreas Pekey menjelaskan, untuk memjawab kekurangan dokter spesialis di sejumlah rumah sakit daerah yang berada di Papua, maka RSUD Jayapura undang Kemenkes untuk menjadi Rumah Sakit Penyelenggara Pendidikan Utama (RSPPU) Program Pendidikan Dokter Spesialis berbasis rumah sakit (hospital base).
“Sekolah spesialis ini harus segera dibuka untuk menjawab kebutuhan dokter spesialis di seluruh Indonesia, khususnya di Tanah Papua. Dengan demikian, seluruh rumah sakit yang saat ini mengalami kekurangan akan terpenuhi di waktu mendatang,” ucap Direktur RSUD Jayapura.
“Rencananya ada lima program studi spesialis yang akan dibuka, yakni spesialis obsteri ginekologi, spesialis bedah umum, spesialis anak, dan spesialis penyakit dalam serta spesialis anestesi,” ungkap dr. Andreas Pekey, Sp.PD., M.H., M.Si.
Editor: Frifod
