Menggali Karang Keras, Prajurit Kodim 1708/BN Bangun Akses Baru untuk Warga
2 min read
TOP-NEWS.id, SUPIORI – Semangat pantang menyerah terus ditunjukkan prajurit Kodim 1708/BN membangun jembatan di Kampung Odori, Distrik Supiori Selatan, Kabupaten Supiori, Papua, Jumat (7/8/2026).
Meski harus menghadapi medan yang berat, para prajurit tetap bekerja dengan penuh semangat demi mewujudkan jembatan yang dapat mempermudah akses masyarakat.

Saat ini, pekerjaan difokuskan pada penggalian lubang pondasi cakar ayam sedalam enam meter. Proses tersebut, tidak mudah karena lapisan tanah didominasi batu karang yang sangat keras. Akibatnya, penggalian harus dilakukan dengan tenaga ekstra dan membutuhkan waktu lebih lama.
Walaupun begitu, semangat para prajurit tidak pernah surut. Dengan menggunakan peralatan sederhana, mereka terus menggali sedikit demi sedikit hingga mencapai kedalaman yang telah direncanakan.

Jembatan yang dibangun ini memiliki arti penting bagi masyarakat Kampung Odori. Selama kurang lebih 10 tahun, jembatan lama mengalami kerusakan parah sehingga tidak bisa digunakan dengan aman.
Akibatnya, warga terpaksa melewati jalur alternatif di bawah jembatan. Namun, ketika musim hujan datang dan debit air sungai meningkat, jalur tersebut tidak dapat dilalui sehingga aktivitas masyarakat sering terhambat.
Serma Samidi mengatakan bahwa setiap tantangan di lapangan menjadi penyemangat bagi para prajurit untuk terus bekerja hingga jembatan selesai dibangun.

“Kami tahu pekerjaan ini tidak mudah, karena harus menggali batu karang yang sangat keras. Tetapi kami ingin masyarakat segera memiliki jembatan yang layak digunakan. Selama masih bisa berbuat untuk membantu warga, kami akan terus bekerja semaksimal mungkin,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh personel tetap berkomitmen menyelesaikan pekerjaan dengan sebaik-baiknya agar masyarakat dapat segera menikmati manfaat dari jembatan tersebut.
Melalui pembangunan jembatan tersebut, Kodim 1708/BN berharap akses transportasi warga menjadi lebih baik. Kehadiran jembatan baru ini juga diharapkan dapat memperlancar aktivitas sehari-hari, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kampung Odori.
Editor: Frifod
Sumber: Penerangan Kodim 1708/BN
