fbpx
Senin, 25 Mei 2026

TOP-NEWS

| KAMI ADA UNTUK ANDA

Gempa M5,1 di Keerom, Papua Akibat Aktivitas Deformasi dalam Lempeng

2 min read

TOP-NEWS.id, JAKARTA –  Wilayah Senggi, Keerom, Papua diguncang gempa tektonik, pada Sabtu 28 Maret 2026 pukul 14.35.47 WIB. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,2.

Plt. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Dr. Rahmat Triyono, S.T., Dipl.Seis., M.Sc menjelaskan, episenter gempabumi terletak pada koordinat 3,51° LS ; 140,43° BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 39 Km arah barat daya wilayah Senggi, Keerom, Papua pada kedalaman 66 km.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas deformasi dalam Lempeng (Intraplate). Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” ujarnya dikutip dari @infobmkgpapua, Sabtu.

Gempabumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Kabupaten Keerom dan Kota Jayapura dengan skala intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan truk berlalu). Kabupaten Jayapura dengan skala intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang). Hasil Pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.

Hingga pukul 15.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

Pastikan informasi resmi hanyaa bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg
atau infobmkg.

 

Copyright © TOP-NEWS.ID 2024 | Newsphere by AF themes.