Sejarah Tercipta di Singapura! Farrel Irawan Persembahkan Medali Pertama Indonesia di Kejuaraan Dunia Sepatu Roda
2 min read
TOP-NEWS.id, SINGAPURA – Penantian panjang Merah Putih untuk melihat atletnya berdiri di podium tertinggi sepatu roda dunia akhirnya tuntas. Muhammad Farrel Irawan mencatatkan namanya dalam tinta emas sejarah olahraga nasional dengan menjadi atlet Indonesia pertama yang berhasil meraih medali di ajang Inline Freestyle World Championship (IFWC).
Momen bersejarah ini terjadi pada hari pembuka IFWC 2025 yang digelar di Singapura, Senin (1/12). Turun di nomor adu kecepatan dan kelincahan, Speed Slalom Senior Men, Farrel sukses menyabet medali perunggu (Juara 3).
Pencapaian ini sekaligus “pecah telur” bagi Indonesia yang selama keikutsertaannya di ajang dua tahunan ini belum pernah membawa pulang medali.
Runtuhkan Keraguan di Level Dunia
Keberhasilan ini tidak didapat dengan mudah. Farrel, yang merupakan peraih emas PON XXI dari DKI Jakarta, harus bersaing dengan atlet-atlet elit dari negara-negara langganan juara.
Tampil “panas” sejak awal, Farrel mencatatkan waktu impresif 4,019 detik di babak kualifikasi, menempatkannya di posisi ke-2 terbaik untuk melaju ke fase gugur (Knock Out).
Di babak perempat final, ia berhasil menyingkirkan wakil Taiwan yang dikenal tangguh.
Langkah Farrel sempat terhenti di semifinal oleh “tembok raksasa” asal Cina, Zhang Hao. Zhang, yang merupakan juara bertahan dan legenda hidup speed slalom, tampil dominan dan memaksa Farrel bertarung di perebutan tempat ketiga.

Mental Juara di Perebutan Perunggu
Pada laga penentuan medali melawan atlet asal Prancis, Farrel menunjukkan ketenangan luar biasa. Membawa beban harapan sejarah di pundaknya, ia melesat mulus melewati deretan cone dan mencatatkan waktu kemenangan 4,514 detik.
Kemenangan ini memastikan bendera Indonesia berkibar untuk pertama kalinya di podium IFWC, bersanding dengan raksasa sepatu roda dunia lainnya.
Kebangkitan Sepatu Roda Indonesia
Kejuaraan yang berlangsung hingga 4 Desember 2025 ini diikuti oleh 312 atlet dari 32 negara. Kontingen Indonesia sendiri mengirimkan kekuatan penuh sebanyak 28 atlet gabungan dari pengprov Porserosi DKI Jakarta, Sumut, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta.
Medali pertama dari Farrel ini diharapkan menjadi pembuka keran prestasi bagi atlet Indonesia lainnya yang masih akan bertanding di nomor Free Jump, Slalom Classic, Slalom Pair, Battle Slalom, Battle Slide, dan Roller Dance.
Singapura, yang menggantikan Shanghai (tuan rumah 2023) sebagai tuan rumah tahun ini, kini menjadi saksi bisu lahirnya sejarah baru bagi dunia sepatu roda Indonesia. (rls)
