fbpx
Sabtu, 31 Januari 2026

TOP-NEWS

| KAMI ADA UNTUK ANDA

RSUD Dok II Jayapura Lakukan Pemasangan Cimino kepada 11 Penderita Gagal Ginjal Kronik

3 min read

TOP-NEWS.id, JAYAPURARumah Sakit Umum Daerah (RSUD) II Jayapura terus berbenah diri, ini menjadi bukti nyata bahwa rumah sakit pelat merah tersebut terus melakukan transformasi dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat.

RSUD Dok II Jayapura, Provinsi Papua memiliki tanggung jawab besar memberikan pelayanan profesional sekaligus berorientasi pada kebutuhan dan harapan masyarakat. Kualitas layanan tidak cukup dengan fasilitas, tetapi juga kepekaan, keterbukaan dan kemauan untuk terus berbenah.

Guna menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya penderita gagal ginjal kronik, yang sangat membutuhkan akses cuci darah sekaligus mewujudkan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua (Mathius Fakhiri dan Aryoko Rumaropen).

Tindakan dokter saat pemasangan AV shunt/cimino kepada seorang pasien gagal ginjal kronik. (ist)

Yakni, terwujudnya Papua sehat melalui peningkatan akses dan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat, maka RSUD Dok II Jayapura melakukan pemasangan AV Shunt (cimino) kepada 11 orang penderita gagal ginjal kronik sebagai akses untuk mejalani terapi cuci darah rutin/teratur.

AV shunt (arteriovenous shunt) atau cimino, adalah prosedur bedah untuk menyambungkan arteri dan vena, biasanya di lengan agar aliran darah vena meningkat pesat, dan menciptakan akses vaskular permanen untuk pasien gagal ginjal yang membutuhkan cuci darah (hemodialisis) secara teratur.

Ilustrasi AV shuht/cimino. (ist)

Kegiatan operasi pemasangan AV shunt/cimino ini dilakukan selama empat hari (15-19 Desember 2025) dengan mengunakan anggaran yang bersumber dari DPA RSUD Dok II Jayapura, sehingga pasien tidak perlu membayar atau gratis.

Operasi ini dilakukan untuk membantu pasien-pasien gagal ginjal kronik yang melakukan terapi cuci darah di RSUD Dok II Jayapura, namun belum memiliki akses dan kesulitan biaya untuk pemasangan cimino keluar Papua. Misalnya, ke RS Wahidin Makassar (Sulawesi Selatan) atau rumah sakit lainnya di Pulau Jawa.

Plt Direktur RSUD Dok II Jayapura dr Andreas Pekey, Sp.PD.,M.H.,M.Si menyampaikan bahwa kegiatan pemasangan AV shunt/cimino ini merupakan permulaan dan persiapan akan dimulainya pelayanan dokter Bedah Vaskuler pada tahun 2026.

“Kita bersyukur dan berbangga, karena kegiatan operasi ini dilakukan putra terbaik Papua yang juga merupakan staf medis di KSM Bedah RSUD Dok II Jayapura, yang baru saja menyelesaikan pendidikan Subspesialis Bedah Vasculer, yaitu dr. James David Alberth Laly Sp.B SubSp BVE (K),” kata Plt Direktur RSUD II Jayapura dr Andreas Pekey, Sp.PD.,M.H.,M.Si kepada TOP-NEWS.id, dalam keterangan tertulis, Kamis (18/12/2025).

Plt Direktur RSUD Dok II Jayapura ini juga menjelaskan, selain pemasangan AV shunt/cimino dengan hadirnya dokter bedah vasculer, maka berbagai bentuk pelayanan yang berkaitan dengan vasculer atau pembuluh darah dapat dilakukan di RSUD Dok II Jayapura.

“Misalnya operasi laser pada pasien -pasien varises pada kaki, keluhan kaki bengkak karena penyebab apapun. Juga mengobati pasien dengan kaki luka diabetes, memasang akses vaskular di pembuluh darah vena besar pada pasien kemoterapi, menangani pasien dengan keluhan tumor yang berisi pembuluh darah (hemangioma/arteri-venous malformation) dan lain sebagainya,” ujar dr Andreas Pekey mempromosikan rumah sakit berplat merah yang dipimpinnya ini.

Dikatakan mantan Direktur RSUD Nabire, Provinsi Papua Tengah ini bahwa RSUD Dok II Jayapura akan terus berkomitmen mengembangkan pelayanan spesialis dan subspesialistik guna menjawab berbagai kebutuhan yang menjadi persoalan kesehatan rujukan di Indonesia Timur dan Pasifik khususnya di Tanah Papua.

Editor: Frifod

Copyright © TOP-NEWS.ID 2024 | Newsphere by AF themes.