fbpx
Rabu, 7 Januari 2026

TOP-NEWS

| KAMI ADA UNTUK ANDA

Jelang Akhir 2025, Babinsa Biak Kota Pantau Kestabilan Harga dan Stok Sembako

2 min read

TOP-NEWS.id, BIAK KOTABabinsa Koramil 1708-01/Biak Kota, Sertu Andri Syah melaksanakan monitoring harga dan ketersediaan sembako di sejumlah pertokoan yang menjual bahan kebutuhan pokok di Kelurahan Snerbo, Distrik Samofa, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Rabu (31/12/2025).

Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif menjelang akhir tahun 2025 dan menyambut Tahun Baru 2026, guna memastikan harga sembako tetap stabil serta stok kebutuhan pokok masyarakat tersedia dengan aman.

Dalam pelaksanaan monitoring, Babinsa melakukan pengecekan langsung kepada para pedagang terkait harga dan ketersediaan bahan pokok.

Sertu Andri Syah pantau harga sembako di pertokoan akhir tahun 2025. (Foto: Penerangan Kodim 1708/BN)

Adapun harga sembako yang terpantau di lapangan, antara lain minyak goreng Sanco kemasan 2 liter Rp 42.000, bawang merah Rp 65.000 per kilogram, bawang putih Rp 65.000 per kilogram, dan gula pasir Rp 22.000 per kilogram.

Kemeudian, telur ayam Rp 75.000 per rak, ayam potong ukuran sekitar 1 kilogram Rp 35.000 hingga Rp 40.000 per ekor, cabai rawit Rp 120.000 per kilogram, cabai keriting Rp 100.000 per kilogram, dan daging sapi Rp 180.000 per kilogram.

Sementara untuk sayuran seperti kangkung, sawi, kacang panjang, dan bayam Rp 10.000 per ikat. Untuk beras merek Mangga kemasan 10 kilogram dijual dengan harga Rp 170.000.

Dari hasil pemantauan, Babinsa mencatat adanya kenaikan harga pada komoditas cabai rawit dan cabai keriting dibandingkan harga normal sebelumnya. Cabai rawit yang biasanya berkisar Rp 60.000 per kilogram dan cabai keriting Rp 30.000 hingga Rp 35.000 per kilogram mengalami kenaikan menjelang Natal dan Tahun Baru.

Sertu Andri Syah menjelaskan bahwa pengecekan dilakukan langsung kepada pedagang untuk memastikan harga yang diterapkan tidak melebihi ketentuan yang berlaku. Ia juga mengingatkan agar tidak ada oknum pedagang yang sengaja menaikkan harga secara tidak wajar dan merugikan masyarakat.

Selain memantau harga dan stok sembako, Babinsa juga memperhatikan situasi keamanan dan ketertiban di kawasan pertokoan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk peran aparat teritorial dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat saat beraktivitas jual beli untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kegiatan monitoring harga sembako ini akan terus dilaksanakan secara rutin dan dilaporkan ke komando atas sebagai bahan pemantauan kondisi ekonomi masyarakat di wilayah binaan.

Editor: Frifod
Sumber: Penerangan Kodim 1708/BN

Copyright © TOP-NEWS.ID 2024 | Newsphere by AF themes.