fbpx
Senin, 18 Oktober 2021

TOP-NEWS

| KAMI ADA UNTUK ANDA

Melonjak Drastis, Indonesia Dianggap Episentrum Covid-19

2 min read
Dicky Budiman

TOP-NEWS.id, JAKARTA – Indonesia saat ini sudah dianggap sebagai episenter atau episentrum Covid-19 di Asia, menggantikan posisi India yang perkembangan kasus Covid-19-nya kala itu melonjak drastis.

Kasus Covid-19 di Indonesia memang dalam beberapa hari terakhir mengalami kenaikan yang cukup masif kendati pelaksanaan PPKM Darurat sudah diberlakukan. Kemarin, angka kasus Covid-19 menembus 54 ribu.

Pakar Epidemiologi Universitas Griffith Dicky Budiman menganggap bahwa Indonesia sejatinya sudah bukan lagi episentrum Covid-19 di negara kawasan melainkan di seluruh dunia.

“Kita sekarang sudah menjadi (episentrum) Asia, bahkan menurut saya di dunia,” kata Dicky, Kamis (15/7/2021).

Dicky mengemukakan bahwa saat ini angka kematian Covid-19 per satu juta penduduk di Indonesia merupakan yang tertinggi di dunia. Indonesia, pun kini dianggap sudah menjadi episentrum dunia.

“Angka kematian per satu juta penduduk penambahannya tertinggi juga di dunia. Jadi episentrum dunia ini sangat amat harus kita terima dengan kewaspadaan dan perbaikan,” tutur dia.

“Karena yang terburuk belum datang, dan ini tidak akan lama lagi karena akhir Juli ini puncak situasi ini. Ini enggak akan lama. Tapi ini akan menyakitkan karena membawa banyak korban jiwa, kepanikan, dan dampak negatif lain di semua sektor. Karena bisa berlangsung satu atau dua minggu paling lama,” ucapnya lagi.

Menurutnya, pemerintah perlu kembali memperpanjang masa PPKM Darurat. Jika tidak, bukan tidak mungkin berbagai skenario terburuk bisa bermunculan di Indonesia.

“Seandainya PPKM tidak diperpanjang, maka jadilah skenario terburuk di mana kasus puncak tidak bergeser di akhir Juli. Jumlah infeksi bisa terjadi lebih dari 100 ribu,” katanya.

Sumber : CNBC