Kemenkes RI Raih Penghargaan Nasional dan Global untuk SATUSEHAT
2 min read
(Foto: Kemenkes)
TOP-NEWS.id, JAKARTA – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI kembali menorehkan capaian dalam implementasi transformasi teknologi kesehatan di Indonesia. Sepanjang September 2026, ekosistem SATUSEHAT berhasil meraih dua penghargaan, yakni IN-Apps Digital Award 2026 di tingkat nasional dan Digital@UNGA Awards 2026 di tingkat global.
Penghargaan pertama diraih oleh SATUSEHAT Mobile yang terpilih sebagai pemenang kategori Aplikasi Pendukung Program Prioritas Nasional dalam IN-Apps Digital Awards 2026.
Ajang yang diselenggarakan oleh Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif ini memberikan penghargaan atas peran SATUSEHAT Mobile dalam mendukung program prioritas nasional, khususnya Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Melalui SATUSEHAT Mobile, masyarakat dapat mengakses rangkaian layanan CKG, mulai dari pendaftaran, pemilihan jadwal dan lokasi pemeriksaan, skrining mandiri, hingga memperoleh rapor hasil pemeriksaan.
Hingga 31 Juli 2026, program CKG telah menjangkau 73,8 juta penduduk, terdiri atas 62,7 juta peserta yang menjalani skrining di puskesmas dan komunitas serta 11,1 juta anak melalui CKG Sekolah.
“Penghargaan ini menjadi apresiasi atas upaya yang telah dilakukan Kemenkes RI melalui SATUSEHAT Mobile dalam mendukung pelaksanaan program CKG. Capaian ini juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan inovasi digital yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat” ujar Eko Sulistijo, Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemenkes RI.
Tidak berselang lama, SATUSEHAT Platform meraih posisi runner-up pada kategori Digital Government dalam Digital@UNGA Awards 2026. Penghargaan diterima langsung oleh Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kemenkes RI, Prof. Asnawi Abdullah, di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York (21/9).
SATUSEHAT Platform menjadi satu-satunya finalis dari Indonesia dalam kompetisi yang diikuti sekitar 1.500 inovasi dari 146 negara. Capaian tersebut sejalan dengan perkembangan SATUSEHAT Platform sebagai sistem informasi kesehatan nasional.
Per 31 Juli 2026, sebanyak 42.337 fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) di Indonesia telah terintegrasi dengan SATUSEHAT untuk mendukung interoperabilitas data Rekam Medis Elektronik (RME).
“Pengakuan di ajang penghargaan internasional ini semakin menguatkan komitmen kami untuk terus memperkuat transformasi digital dan integrasi data kesehatan melalui SATUSEHAT,” tambah Eko.
Dua penghargaan tersebut, lanjut Eko, semakin menguatkan langkah Kemenkes RI untuk terus melanjutkan perjalanan menuju ekosistem kesehatan digital yang semakin kuat, tangguh, dan inklusif.
Hal ini dilakukan untuk memastikan pemanfaatan teknologi dan data kesehatan dapat mendukung layanan kesehatan yang semakin terintegrasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh Indonesia.
Sumber: Kemenkes
(Biro Komunikasi dan Informasi Publik, Kementerian Kesehatan RI)
