Gempa di Kota Sorong, Papua Barat Daya Akibat Adanya Aktivitas Sesar Sorong
2 min read
TOP-NEWS.id, JAYAPURA – Hari ini, Senin 10 Agustus 2026 pukul 05.36.43 WIT, wilayah Kota Sorong, Papua Barat Daya diguncang gempa tektonik. Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas Sesar Sorong.
Dikutip dari akun instagram BBMKG Wilayah V, @infobmkgpapua, hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan kekuatan M 4.5 (M 4.3).
Menurut Kepala Balai Besar MKG Wilayah V, Yustus Rumakiek, S.Si, episenter gempabumi terletak pada koordinat 0.57° LS ; 130,27° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 65 km arah Barat Daya, Raja Ampat, Papua Barat Daya pada kedalaman 8 km.
“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI,” terang Yustus dalam keterangan, Senin
Berdasarkan informasi dari masyarakat, gempabumi dirasakan oleh masyarakat di Kota Sorong dengan skala intensitas II – III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).
Berdasarkan hasil pengamatan BMKG hingga pukul 05.50 WIT, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, menghindar dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.
Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah.
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.
