Lagi, Kemenag Salurkan Bantuan Uang dan Al-Qur’an untuk Penyintas Banjir di Aceh Utara
2 min read
TOP-NEWS.id, ACEH UTARA – Kementerian Agama (Kemenag) kembali menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir di Provinsi Aceh. Bantuan berupa Al-Qur’an, sarung, tikar, ambal, mukena, dan sajadah diserahkan langsung oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Abu Rokhmad di Kecamatan Sawang, Aceh Utara, Selasa (13/1/2026).
Bantuan tersebut disalurkan di empat titik terdampak paling parah di Kecamatan Sawang, yakni Desa Riseh Tunong, Riseh Teungoh, Riseh Baroh, dan Paya Rabo Lhok.
Abu Rokhmad berharap, bantuan ini dapat membantu warga tetap beribadah dengan nyaman, meski masih berada dalam situasi darurat.
Selain perlengkapan ibadah, Kementerian Agama juga menyalurkan bantuan dana masing-masing sebesar Rp50 juta untuk Masjid Assa’adah di Desa Paya Rabo Lhok dan Masjid Baitut Taqwa di Desa Riseh Tunong.
Abu Rokhmad menegaskan bahwa pemulihan pascabencana tidak cukup hanya memperbaiki bangunan yang rusak. Ada sisi lain yang tak kalah penting, yakni memastikan kehidupan keagamaan masyarakat tetap berjalan.
“Di saat-saat seperti ini, masyarakat membutuhkan ketenangan dan penguatan. Karena itu, layanan keagamaan perlu segera dipulihkan agar tetap berfungsi pusat layanan umat, terlebih menjelang bulan Ramadan,” ujarnya.
Ia menyatakan, penanganan pascabencana harus menyentuh aspek fisik dan spiritual secara simultan dan berkesinambungan.
“Layanan keagamaan tidak boleh terhenti. Ini merupakan bagian dari pelayanan dasar yang harus kita jaga bersama,” katanya lagi.
Kehadiran Kementerian Agama di Aceh Utara juga memperkuat rasa kebersamaan. Rangkaian kegiatan kemanusiaan ini melibatkan Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Aceh, unsur Zakat dan Wakaf, BAZNAS, berbagai Lembaga Amil Zakat nasional, penyuluh agama, organisasi kemasyarakatan Islam, tokoh masyarakat, hingga civitas akademika melalui kolaborasi dengan UIN Ar-Raniry.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Azhari, menyampaikan bahwa kehadiran Kemenag, selain wujud empati, juga sebagai penguatan mental.
“Yang lebih penting adalah menyampaikan bahwa masyarakat tidak sendiri. Kami ingin terus membersamai mereka melewati masa sulit ini,” kata Azhari.
Azhari berharap bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan dengan baik, khususnya dalam menyambut bulan suci Ramadan.
Ia juga menambahkan bahwa selama ini Kementerian Agama terus melakukan pendampingan dan penyaluran bantuan di wilayah terdampak banjir di Aceh.
“Terakhir, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh telah menurunkan 1.330 relawan untuk membersihkan madrasah, rumah ibadah, dan Kantor Urusan Agama (KUA),” katanya.
Sumber : Kementerian Agama
