Gempa M4.3 di Manokwari, Papua Barat Akibat Aktivitas Sesar Aktif
2 min read
TOP-NEWS.id, JAYAPURA – Wilayah Manokwari, Papua Barat diguncang gempa bumi tektonik pada Rabu, 20 Agustus 2025 pukul 00:10:46 WIT. Hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan gempa bumi memiliki parameter kekuatan M4,3.
“Episenter gempabumi terletak pada koordinat 0.82° LS ; 134,11° BT, atau tepatnya berlokasi di laut 11 km Timur Laut Manokwari, Papua Barat pada kedalaman 10 km,” jelas Kepala Balai Besar MKG Wilayah V, Yustus Rumakiek, S.Si dalam keterangan tertulis di Jayapura, Rabu.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif.
Berdasarkan informasi dari masyarakat, gempabumi dirasakan oleh masyarakat di daerah Kab. Manokwari dengan skala intensitas intensitas III-IV MMI (*Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik, dan dinding berbunyi*)

Dikutip dari akun instagram infobmkgpapua, disebutkan berdasarkan hasil pengamatan BMKG, hingga pukul 00:35 WIT hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (_aftershock_).
Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, menghindar dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.
Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah.
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (https://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.
