fbpx
Minggu, 16 Juni 2024

TOP-NEWS

| KAMI ADA UNTUK ANDA

Anggota DPR RI Lamhot Sinaga : Bila Kapasitas Produksi Inalum Meningkat, Keuangan Negara Diselamatkan

2 min read

TOP-NEWS.id, ASAHAN – Komisi VII DPR RI melakukan kunjungan kerja (kunker) spesifik ke PT Inalum dalam meninjau Asahan I, Asahan II dan Progress Asahan III yang sedang dibangun.

Tujuan kunjungan kerjanya, adalah untuk melihat permasalahan yang dihadapi PT Inalum dalam rangka meningkatkan kapasitas produksinya.

Kunker tersebut, tim dipimpin Sugeng Suparwoto (Nasdem) yang juga sekaligus Ketua Komisi VII DPR RI, didampingi Bambang Wuryanto (Wakil Ketua Komisi VII dari PDIP), Ir Lamhot Sinaga (Golkar), Nasril Bahar (PAN) dan Novri Oppusunggu (PDIP).

Anggota Komisi VII DPR RI Lamhot Sinaga dari Fraksi Golkar mengatakan, kunker ini bermula dari Rapat Dengar Pendapat dengan Direksi PT Inalum dan jajarannya dengan Komisi VII DPR RI yang memang menjadi mitra kerja yang mengurusi energi, badan riset dan industri nasional.

Anggota Komisi VII DPR RI Lamhot Sinaga juga menambahkan bahwa bila kapasitas produksi PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) meningkat, ada keuangan negara yang bisa dihemat dan diselamatkan.

“Artinya, APBN tidak tergerus lagi untuk mengimpor kebutuhan aluminium di dalam negeri,” demikian disampaikan Lamhot Sinaga saat mengikuti pertemuan dengan Tim Kunker Spesifik Komisi VII DPR RI dengan direksi PT Inalum, PLN, Mind ID, dan Kementerian ESDM di Asahan, Sumatera Utara, Selasa (16/11/2021).

Kapasitas produksi PT Inalum belum kunjung meningkat sejak 1976. Kekurangan produksi alumunium untuk kebutuhan di dalam negeri selalu ditutup dengan impor. Cadangan devisa negara pun ikut tergerus.

Untuk itu, Inalum harus meningkatkan pasokan listrik untuk meningkatkan kapasitas produksinya. Ada pembangkit listrik tenaga air (PLTA) yang sudah dimiliki Inalum, seperti PLTA Siguragura dan PLTA Tangga untuk memasok listrik.

Inalum sendiri membutuhkan energi listrik 600 MW untuk memproduksi 250 ribu ton per tahun aluminium. Maka, butuh 600 MW lagi untuk meningkatkan kapasitas produksi. Inalum dan PLN perlu kerja sama untuk saling mengisi serta meningkatkan produksi.

Reporter: Rijondhy A Siregar
Editor: Frifod

Copyright © TOP-NEWS.ID 2024 | Newsphere by AF themes.